Kamis, 23 Agustus 2012

Bisnis Pakaian Bayi

Menjajal Bisnis Pakaian Bayi

Kelahiran bayi selain menjadi momen yang menggembirakan juga menjanjikan bisnis di dalamnya. Meski kelahiran untuk anak kedua atau seterusnya, dalam situasi bergembira seperti ini orang tua lebih senang jika anak yang baru lahir memakai atribut-atribut yang baru. Dalam situasi yang lain meski sudah memiliki pakaian bayi dari anak terdahulu, keinginan untuk menambah pasti ada. Kebutuhan inilah yang membuat bisnis pakaian bayi menjadi lahan bisnis yang cukup cerah untuk ditekuni.

Pelaku bisnis pakaian bayi memang sudah cukup banyak di sekitar kita. Masing-masing memiliki jenis produk dan segmen pasar yang berbeda-beda. Misalnya saja dari sisi produk pakaian bayi ada berbagai macam pilihan mulai dari popok, selimut bayi, bantal bayi, tempat tidur, kasur, gendongan bayi dan lain sebagainya. Masing-masing memiliki celah bisnis yang bisa dimasuki, panda-pandai kita melihat produk yang belum begitu banyak di sekitar kita.
Dari sisi segmen pasar, masing-masing orang tua memiliki selera tersendiri terhadap ragam pakaian bayi. Misalnya saja orang tua dari kelas menengah ke atas dengan penghasilan tinggi tentu tidak mau membeli pakaian bayi yang murah dan cenderung mengikuti model. Sebaliknya orang tua dari golongan ekonomi menengah ke bawah tentu pilihan pakaian bayi lebih ke aspek kegunaannya daripada model.
Peluang bisnis pakaian bayi memang tidak ada matinya, meski sudah banyak pemain di dalamnya. Yang terpenting adalah bagaimana memilih strategi bisnis , yang memposisikan usaha kita pada pasar yang persaingannya relatif longgar. Apalagi untuk pebisnis pemula.
Selain itu cara mempromosikan usaha pakaian bayi kita juga memegang peranan penting. Saya melihat ada banyak teman yang berjualan perlengkapan bayi melalui Facebook dan media social lainnya. Itu hanya contoh cara mempromosikan bisnis saja. Masih banyak cara inovatif yang lain. Selamat Mencoba.(Galeriukm).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar